
Buang air seperti biasa
03-Feb-05
Ini merupakan percakapan antara dokter dengan seorang pasien yang kena muntaber. Dokter : Sakit apa,...? Pasien : Anu dok,... mual-mual dan muntah-muntah. Dokter : Buang air besarnya bagaimana,...? Pasien : Seperti biasa dok, jongkok...
|
Gara-gara bubur ayam
03-Feb-05
Seorang pelanggan bubur ayam yang sedang menikmati makanannya mendapatkan sebuah sekrup dalam mangkuk buburnya, tapi ia tidak menghiraukan sekrup tsb mungkin karena enaknya rasa bubur itu. Hari berikutnya seperti biasa dia datang lagi, sial betul hari itu ia mendapatkan lagi sebuah paku kecil dalam mangkuknya tapi ia tetap bersikap tenang & menikmati hidangannya. Bertahun-tahun sudah ia berlangganan bubur tersebut walaupun seringkali ia mendapatkan benda-benda keras dalam mangkuknya. Pada suatu hari ia terjadilah perbincangan antara keduanya : Pedagang bubur, " Kelihatannya anda suka sekali dengan bubur ayam saya ini, enak ya? Pelanggan, "Sebenarnya sih tidak, tapi gara-gara bubur ayam bapak ini sekarang saya sudah punya toko bangunan!!".
|
Sudah lupa tuh
03-Feb-05
Seorang pasien konfirmasih sama dokter katanya punya masalah sama diri pasien itu Pasien : "saya punya masalah yaitu, masalah saya apa yang baru saya omongin kadang saya lupa." Dokter : "masalah itu sejak kapan kamu derita pak ?" Pasien : "masalah yang mana dok !?!?!?!"
|
Orang gila pergi piknik
03-Feb-05
Pada suatu ketika, di salah satu RS Jiwa mengadakan piknik untuk penghuninya ditemani suster dan dokter dari rumah sakit. Tak tanggung-tanggung, pikniknya ke Jiangmen di Cina (maklum, yang buat cerita adalah orang gila juga).
Seperti halnya piknik orang sehat, mereka juga telah membawa semua barang-barang yang menyenangkan termaksud bola kaki. Mereka berangkat menggunakan Boeing 747-400. Pada saat pesawat sedang terbang dan berada di atas ketinggian 75.000 Kaki, tiba-tiba pesawat terguncang. Selidik punya selidik, ternyata orang-orang gile tersebut sedang asyik bermain bola. Bayangkan, Bermain Bola. Sang pilot berusaha melarang mereka dengan menyuruh mereka untuk duduk tenang dan mengenakan sabuk pengaman, tetapi tak digubris oleh orang-orang gila tersebut. Akhirnya sang pilot memanggil dokter dan suster yang menemani para orang gila tersebut. Sang dokter dan suster dipanggil oleh pilot untuk datang ke kokpit, dan sementara itu pesawat masih belum stabil karena orang-orang gila itu bermain bola. Lalu terjadilah percakapan ini :
Pilot : Bapak Dokter yang terhormat, Kami dari penerbangan mengharapkan bantuan bapak untuk menenangkan pasien anda. Terus terang, goncangan yang mereka buat ini sangat membahayakan bagi keselamatan penerbangan. Dokter: Oke, Bapak Pilot. Saya akan memerintahkan suster untuk segera menghentikan mereka. "Suster, Suruh mereka untuk duduk tenang! Suster : Baik Dok!
Maka suster pun pergi menemui para pasien. Tapi tak lama kemudian suster itu kembali sambil marah,
Suster : WADUH DOK! mereka tidak mau berhenti bermain bola. Dokter : Oke, Biar saya yang akan menghadapi mereka. saya akan berikan apa yang mereka mau, itu adalah kunci pendekatan psikologis! Pilot : Oke, kami akan menunggu disini!
Maka dokter itu pergi menemui para pasiennya. Tak lama kemudian, goncangan pada pesawat terhenti. pasti para pasien telah menghentikan bermain bola. Ketika sang dokter kembali ke kokpit, maka sang suster dan sang pilot bertanya, "Apa yang bapak kerjakan. Sepertinya mereka begitu patuh kepada bapak dan segera duduk tenang?" Lalu sang dokter berkata, "Wah... mereka sangat keras kepala untuk bermain bola bahkan mereka marah ketika saya suruh duduk tenang, jadi saya perintahkan kepada mereka untuk bermain di luar!"
|
Ada kuda di perut saya
03-Feb-05
Ada seorang gila di rumah sakit gila sedang bercakap-cakap dengan dokternya, memohon kepada sang dokter agar ia dapat menyembuhkan rasa sakit di dalam perutnya karena menurut Si Gila ada seekor kuda di dalam perutnya. si Gila : Dok !!, mohon dok..keluarkan kuda ini dari perut saya, rasanya sakiiit sekali dok, saya mohoon dok Dokter: Mana..sini saya obati (sang dokter menyuntikan obat tidur kepada si gila dan setelah itu ia mengambil kuda berwarna putih dan ditempatkan disamping si Gila yang masih pingsan) Setelah si Gila siuman... Dokter: Naah.sekarang kudanya sudah saya keluarkan..kamu bisa tenang dan tidak akan merasakan sakit lagi Si Gila: Tapi dok....kuda yang ada diperut saya berwarna coklat.
|
Click to read more stories
|
|